vanadium dengan tingkat oksidasi 4 terdapat pada senyawa

Vanadium dengan tingkat oksidasi +4 terdapat pada senyawa…

A.NH4VO2

B.K4V(CN)6

C.VSO4

D.VOSO4

E.VCl3

 

jawab:

Vanadium dengan tingkat oksidasi +4 terdapat pada senyawa d. VOSO₄

Pembahasan

Reaksi redoks

Reaksi redoks adalah reaksi dimana terjadi perubahan biloks dari atom unsur sebelum dan sesudah reaksi, perubahan biloks tersebut berupa reaksi oksidasi yaitu kenaikan biloks dan reaksi reduksi yaitu penurunan biloks.

Oksidasi adalah pertambahan (kenaikan) bilangan oksidasi, sedangkan zat yang mengalami oksidasi disebut reduktor

Reduksi adalah penurunan bilangan bilangan oksidasi, sedangkan zat yang mengalami reduksi disebut oksidator

Aturan Penentuan Bilangan Oksidasi

Aturan Umum

1. Bilangan okidasi atom dalam unsur bebas sama dengan 0

2. Bilangan oksidasi ion monoatom sama dengan muatan ionnya

3. Jumlah biloks dalam Senyawa sama dengan 0. Sedangkan Jumlah biloks dalam Ion Poliatom sama dengan Muatan Ionnya.

4. Biloks unsur-unsur golongan VII A dalam senyawa biner logam adalah -1

5. Biloks H jika berikatan dg non logam sama dengan +1. Sedangkan biloks H jika barikatan dg logam dan boron adalah -1.

6. Biloks O dalam senyawa sama dengan -2, kecuali dalam senyawa biner fluorida, peroksida, dan superoksida.

7. Biloks logam golongan IA dalam senyawa sama dengan +1

8. Biloks logam golongan IIA dalam senyawa sama dengan +2

 

\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}

a. NH₄VO₂

NH₄VO₂ —> NH₄⁺   +    VO₂⁻

VO₂⁻

1. biloks V + 2. biloks O = -1

biloks V + 2 (-2) = -1

biloks V = +4 – 1

\boxed{\boxed{\bold{biloks~V~=~+3}}}

 

b. K₄V(CN)₆

K₄V(CN)₆ —> (K₄V)⁶⁺   +   6CN⁻

(K₄V)⁺⁶

4. biloks K + biloks V = +6

4 (+1) + biloks V = +6

biloks V = +6 – 4

\boxed{\boxed{\bold{biloks~V~=~+2}}}

 

c. VSO₄

VSO₄  —> Vᵃ⁺ + SO₄²⁻

biloks V + biloks SO₄²⁻ = 0

biloks V + (-2) = 0

\boxed{\boxed{\bold{biloks~V~=~+2}}}

 

d. VOSO₄

VOSO₄  —> (VO)²⁺ + SO₄²⁻

TRENDING:  pusat perikanan inggris terdapat di kota

(VO)²⁺

biloks V + biloks O = +2

biloks V +  (-2) = +2

biloks V = +2 + 2

\boxed{\boxed{\bold{biloks~V~=~+4}}}

 

e. VCl₃

biloks V + 3. biloks Cl = 0

biloks V + 3. (-1) = 0

\boxed{\boxed{\bold{biloks~V~=~+3}}}

 

\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}

Biloks V = +4 adalah senyawa d. VOSO₄.

/* */